Penacarian Kesalahan Dasar pada Komputer 4

Ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka.
Saran : Sebaiknya jangan biarkan CDrom selalu kosong,paling tidak masukan cd blank agar motor cd rom tdk macet.
8) Monitor berubah - ubah warna :

Kerusakan pada RGB monitor, kemungkinan besar ada solderan yang terlepas/retak atau kabel data monitor tidak terkunci dengan baik ke VGA. Cara mengatasinya: Reparasi Monitor atau kencangkan kabel data ke vga.
9) Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting

Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep/Beep code nya:
Ø Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
Ø Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
Ø Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
Ø Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
Ø Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video


Cek dengan menggunakan software diagnosa seperti SiSoftware Sandra atau software diagnosayang lain. 

Penacarian Kesalahan Dasar pada Komputer 3


5) Pada Monitor keluar tulisan DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER :

Kerusakan pada hardisk anda atau system yang ada dihardisk hilang atau rusak. Cara mengatasinya:
Pastikan hardisk terdeteksi pada sistem BIOS komputer caranya dengan memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / SATA hardisk terdeteksi pada tampilan POST atau masuk menu bios pada saat awal menyala lalu lihat di standard setting apakah hardisk terdeteksi Ata tidak . Jika muncul berarti hardisk bagus hanya systemnya/partisinya yang hilang lakukan instalasi ulang sistem operasi, jika tidak muncul pada bis berarti hardisk mengalami kerusakan,ganti dengan yang baru. Atau coba tepuk secara perlahan badan hardisk lalu nyalakan lagi, jika berhasil segera backup data anda.Tujuan memberikan tepukan pelan untuk memberi goncangan sedikit di motor hardisk yang macet agar bergerak lagi.
6) Komputer tiba - tiba tidak bisa membaca Flashdisk :

Masalah kebanyakan pada powersupply komputer yang sudah lemah, karena flashdisk menggunakan listrik tegangan rendah, jika powernya kurang berdampak pada pembacaan data yang ada di flashdisk. Cara mengatasinya: Ganti PowerSupply atau coba colokkan pada port USB bagian belakang yang langsung terhubung ke motherboard,bila terdeteksi kerusakan bisa terjadi pada port Usb depan/front Usu port komputer kita.
7) DVD/CD rom sulit terbuka/terkunci :


Masalahnya karena DVD/CDrom jarang digunakan atau sudah melewati lifetimenya sehingga karet penggerak dari motor ke roda gigi mengendor sehingga pada saat motor bergerak membuka pintu dvd/cd rom terjadi slip sehingga pintu tidak bisa terbuka. Cara mengatasinya: 

Penacarian Kesalahan Dasar pada Komputer 2


2) Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :

Hal ini sering paling sering terjadi ternyata permasalahanya hanya sepele, bisa dari kabel power/kabel data vga dari cpu yang kurang terpasang dengan sempurna,bisa juga karena memori kendor atau kotor kaki-kakinya ( yang terbuat dari kuningan ) atau memori mati.Cara mengatasinya:
Ø Lepas lalu pasang kembali memori pada motherboard
Ø Bersihkan slot memory mengunakan kuas
Ø Bersihkan kaki-kakinya dengan kertasA yang dilipat atau mengunakan penghapus pensil hingga bersih

Ø Coba ganti dengan yang baru.

3) Komputer mengeluarkan beep 3x pendek/cepat :

Namun power hidup tapi tdk ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya, bisa jadi kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati. Cara mengatasinya:
Ø Lepas lalu pasang kembali
Ø Bersihkan lot VGA mengunakan kuas
Ø Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan kertas yang dilipat atau penghapus pensil,
Ø Ganti dengan yang baru.

4) Komputer berbunyi Beep terus menerus dan teratur sebelum kita matikan:


Kerusakan pada memori card / ram. Cara mengatasinya: lakukan hal-hal sama dengan point 1.Jika tidak berhasil berarti ada kerusakan pada motherboard. 

Prosedur Backup dan Restore

10. Kegiatan Belajar 10 : Prosedur Backup dan Restore

b) Uraian materi.

System Image Backup adalah sebuah salinan lengkap atau backup dari sistem atau data dari komputer, yang meliputi: file sistem Windows, aplikasi, dokumen pribadi, device driver dan segala sesuatu yang lain, yang akan membantu untuk mengembalikan sistem Windows 8.1 dalam kasus kegagalan sistem yang fatal, virus, dan kesalahan lainnya yang mungkin terjadi,sehingga terjadi ganguan pada sistem.
Memiliki salinan atau backup lengkap dari hard drive komputer kita adalah strategi terbaik untuk menanggulangi apabila komputer dalam keadaan error. Backup sebaiknya dilakukan secara berkala bisa satu minggu sekali atau melihat berapa sering komputer dipakai dan data-data penting yang terdapat di dalam hardisk komputer.
Fungsi dan tujuan membuat system image backup adalah untuk merestore/memulihkan Operating System, Program files, Data Users dan seluruh aspek program data ketika terjadi kesalahan fatal pada komputer kita. Apabila kita sudah memiliki Backup System Image untuk Recovery berarti tidak harus menginstal ulang menggunakan Windows Operating System baru ketika ada masalah dengan kinerja sistem atau komputer tidak berjalan pada semestinya, dengan hanya melakukan restore maka akan kembali seperti waktu sebelumnya.
Banyak penyebab system operasi rusak dan beragam pula akibatnya, jika tidak di antisipasi sejak awal akan berakibat fatal, seperti contoh: OS terlalu lama terinfeksi virus, pola pemakaian yang tidak benar, kesalahan penginstalan aplikasi, dll.
Maka System Image Backup wajib dilakukan pada sebuah komputer.Berikut ini prosedur Backup dan Restore image sistem dan data pada windows 8.1. 176
PERAKITAN KOMPUTER

Prosedur Backup sistem operasi windows 8.1/Image backup
1) Siapkan media penyimpanan hasil backup.(hardisk,flashdisk atau dvd)

Hidupkan komputer,masuk deskstop atau start klik kanan This pc,pilih Manage.
2) Klik,Disk Management.
177
PERAKITAN KOMPUTER


3) Klik,kanan partisi sistem operasi windows 8.1.pilih properties.

4) Sebelum memulai proses backup.Pastikan besar file dalam partisi sistem atau partisi yang akan dibackup( C:sistem windows 8.1),tidak melebihi kapasitas dari hardisk yang dipakai sebagai media penyimpanan hasil backup(G:Backup)
178
PERAKITAN KOMPUTER


5) Masuk Control panel,Klik kanan start lalu pilih Control panel.

6) Halaman Control panel tampilan small icon.Klik,File History.
179
PERAKITAN KOMPUTER


7) Halaman file history.Klik,System Image Backup.

8) Pemilihan media penyimpanan backup.On a Hardisk:mengunakan hardisk internal ataupun External,DVD:mengunakan beberapa keping dvd kosong dan disimpan dalam hardisk jaringan atau sebuah server ftp.Pilih On a hardisk.Klik Next.
180
PERAKITAN KOMPUTER


9) Pemilihan partisi yang akan di backup.Partisi System secara otomatis langsung tercentang kita bisa menambahkan partisi yang lain bila diinginkan.Klik Next.

10) Konfirmasi konfigurasi backup yang telah kita set.Klik,Start backup.
 

11) Proses pembuatan image backup dimulai.

12) Proses pembuatan image backup telah selesai.Cek hasilnya pada File explorer.Folder hasil backup mempuyai format nama sesuai dengan waktu dilakukannya backup.
Prosedur Full Restore sistem operasi windows 8.1/Re-image
1) Siapkan dvd bootable windows 8.1.Masukkan dalam dvd rum.Restart komputer.Pilih Booting dari dvd rom.

2) Tekan sembarang tombol untuk masuk menu instalasi windows 8.1.


3) Proses setup dimulai.

4) Klik,Next.
184
PERAKITAN KOMPUTER


5) Pilih,Repair your Computer.

6) Pilihan Repair.Continue untuk keluar dan masuk windows 8.1,Trobleshoot untuk refresh atau reset komputer atau mengunakan advanced tools dan tur for your PC untuk mematikan komputer.Klik,Troubleshoot.
185
PERAKITAN KOMPUTER


7) Klik,Advanced option.

8) Pilih,System Image Recovery untuk merecover sistem windows dari image backup yang telah kita buat sebelumnya.
186
PERAKITAN KOMPUTER


9) Pemilihan sistem operasi.Klik,Windows 8.1

10) Pemilihan image backup,pilih Use The latest available System image(recommended),Klik Next.
187
PERAKITAN KOMPUTER


11) Pilihan restore option,Format and repartition disks,apabila ini di centang maka seluruh partisi dalam hardisk yang akan kita restore akan hihapus dan di format disesuaikan dengan sistem image yang telah kita pilih.Uncek Format and reparttition diskus.Klik,Next.

12) Konfirmasi sistem restore telah siap dijalankan.Klik Finish.
188
PERAKITAN KOMPUTER


13) Konfirmasi persetujuan user.Klik Yes untuk memulai proses restore.

14) Proses restore mulai berjalan,Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit sesuai dengan kapasitas data yang telah kita backup,semakin besar image yang telah dibuat,semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses restore ini.
189
PERAKITAN KOMPUTER


15) Finasisasi proses restore

16) Restore telah selesai,klik restart now.

17) Tampilan windows setelah restore.
190
PERAKITAN KOMPUTER

Selesailah proses backup dan restore pada windows 8.1.Proses ini bisa berjalan maksimal apabila master image backup yang digunakan juga dalam keadaan baik.Itulah mengapa apabila kita memiliki komputer baru sebaiknya langsung dilakukan backup pada sistemnya.Untuk semua data dalam komputer yang akan di backup/restore lebih baik di copy terlebih dahulu dalam suatu media penyimpanan(hardisk External/dvd)di luar hardisk komputer kita. 

Pencarian Kesalahan Dasar pada Komputer 1

11. Kegiatan Belajar 11 : Pencarian Kesalahan Dasar pada Komputer

Kesalahan dasar pada komputer atau yang sering disebut troubleshooting komputer adalah adanya suatu masalah atau ketidak normalan pada komputer. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu:
troubleshooting hardware dan troubleshooting software.
Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan troubleshooting software ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Meski tidak menutup kemungnkinan juga gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada software tetapi juga troubleshooting hardware.
Cara mengatasi kesalahan dasar atau troubleshooting standard pada komputer bisa dikatakan pertolongan pertama pada komputer yang sedang bermasalah,Berikut ini beberapa kesalahan dasar yang umum terjadi pada komputer serta cara identifikasi dan penyelesaiannya.
1) Komputer Tidak Mau Hidup

Cara Mengatasinya :
Ø Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
Ø Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
Ø Cek kabel power pada CPU

Ø Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB 

Backup dan Restore Software



Backup dan Restore Software
Backup dapat diartikan sebagai proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli. Salinan data yang
dibuat disebut dengan “data backup”. Manfaat dari proses backup diantaranya,
mengembalikan kondisi suatu sistem komputer yang mengalami kerusakan atau kehilangan data, mengembalikan suatu file yang tanpa sengaja terhapus atau  juga rusak.
·         Media Penyimpan Data (Storage)
 Berbicara masalah proses backup tidak akan terpisahkan dengan masalah media penyimpanan data (storage). Setiap backup dimulai dengan pertimbangan tempat data backup akan disimpan. Data backup harus disimpan sedemikan hingga dapat teratur dengan baik. Keteraturan tersebut dapat berupa sesederhana catatan kertas dengan daftar cd-cd backup dengan isi datanya yang kita miliki atau dapat pula berupa pengaturan canggih dengan index komputer, katalog atau database relasional. Perbedaaan dalam penggunaan model penyimpanan data akan memberi manfaat yang berbeda. Pengambilan manfaat ini berkaitan erat dengan skema rotasi backup yang digunankan. Pemilihan media penyimpanan data backup menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam proses backup. Ada banyak tipe media penyimpanan yang dapat dipilih dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


·         Tape Magnetic
Tape magnetic mirip dengan kaset audio atau kaset video pita yang menyimpan data dalam pita megnet panjang yang berputar dari titik awal hingga titik akhir.
·         Hardisk
 Keunggulan utama dari hardisk adalah waktu akses yang cepat, variasi kapasitas yang luas dan kemudahan penggunaan.
·         Optical Disk
 CD dan DVD yang dapat direkam adalah dua pilihan yang ada dalam kategori ini. Namun, dengan semakin murahnya drive DVD dengan kapasitas yang cukup besar, pemilihan DVD sebagai media backup lebih menjanjikan daripada CD. Tentunya CD pun masih bisa digunakan untuk proses backup kelompok data yang lebih kecil.
·         Floppy Disk
 Media pada masanya sudah mencukupi tuntutan penyimpanan data. Tapi, sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk menggunakan media ini, apalagi untuk keperluan backup. Dengan semakin besarnya file-file yang dimiliki orang seperti video, musik, hingga data sistem, merupakan hal yang tidak masuk akal menjadikan floppy disk sebagai pilihan.
·         Solid State Storage
 Yang masuk dalam kelompok media ini ada banyak, diantaranya flash memory, thumb drives, compact flash, memory stick, secure digital cards, multi media card, dan seterusnya. Portabilitas adalah keunggulan sekaligus kelemahan media backup ini. Dengan portabilitasnya, data pada media ini sangat mudah dipindahkan termasuk berpindah ke tangan yang tidak seharusnya.
·         Remote Backup Services
Media ini tidak berupa benda fisik yang nyata, namun berupa service atau layanan. Biasanya perusahaan penyedia jasa ini menyewakan ruangan penyimpanan data yang proses akses dan pengaturan data backup dilakukan melalui internet. Untuk segi keamanan, metode ini sangat menjanjikan. Tapi, untuk kondisi Indonesia dengan kualitas koneksi internetnya yang masih mengecewakan, masih memerlukan waktu untuk implementasi luas metode backup ini.
·         Manipulasi data
 Dalam proses backup, data dapat disimpan dalam format apa adanya atau dapat pula dilakukan manipulasi untuk optimasi backup itu sendiri. Dua proses manipulasi yang biasa dilakukan adalah kompresi dan enkripsi. Kompresi memampatkan ukuran file untuk menghemat ruangan penyimpanan data. Enkripsi menjadi isu penting saat berkaitan dengan backup data yang bersifat penting dan rahasia. Enkripsi menyimpan data bukan dalam format asli namun telah disembunyikan dalam bentuk sandi-sandi algoritma tertentu. Dengan enkripsi hanya orang yang memiliki akses kunci enkripsi yang dapat membaca data sesungguhnya. Dengan mengimplementasikan pengamanan data backup melalui enkripsi akan memperlambat proses backup itu sendiri. Namun, nilainya tentunya sebanding bila data yang dibackup merupakan data yang sangat penting.
·         Restore data
 Restore dan recovery adalah proses penting setelah backup. Backup akan menjadi sia-sia bila proses pengembalian dan perbaikan data sistem sulit dilakukan. Untuk mencapai tujuan ini ada beberapa pendekatan yang harus diperhatikan, yaitu proses backup harus dilakukan dengan aturan yang jelas, hindari membackup dengan sembarangan dengan tidak terstruktur. Selain itu, banyak software yang ada di pasaran (baik gratis maupun berbayar) yang memberikan kemudahan backup data. Dengan software yang sama biasanya proses restore dan recovery data akan lebih mudah dilakukan. Beberapa software backup memiliki fasilitas penjadwalan otomatis proses backup. Fitur ini

Subnetting





Subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru. Subnetting merupakan teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP addres kelas A, IP Address kelas B dan IP Address kelas C. Dengan subnetting akan menciptakan beberapa network tambahan, tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.

Alasan Melakukan Subnett

1.Mengalokasikan IP address yang terbatas supaya lebih efisien. Jika internet terbatas oleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000, atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.

2.Alasan kedua adalah, walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network. Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama harus berada di physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain broadcast yang sama, yang berarti sebuah medium network harus membawa semua traffic untuk network. Karena alasan kinerja, network biasanya disegmentasikan ke dalam domain broadcast yang lebih kecil – bahkan lebih kecil – dari Class C address.
u

Range Network


Range Network


Range Network secara bahasa artinya adalah Jarak Jangkauan Jaringan. Jadi maksudnya range network adalah jarak jangkauan suatu jaringan komputer.

Adapun pengertian lain yaitu Range Network adalah ruang lingkup dari sebuah network yang terdiri atas tiga komponen, yaitu Network Address, Available Address/Usable Address, dan Broadcast Address.
Network Address dan Broadcast Address tidak dapat digunakan sebagai alamat pada host. Hal ini dikarenakan keduanya mewakili network secara keseluruhan dalam komunikasiya