7. Cara Memasang Vga
Card
- Untuk langkah ini hanya optional saja, bila tidak memasang
device ini juga tidak apa-apa karena dalam motherboard sendiri sudah memiliki
vga internal. Berikut cara memasang vga motherborad:
- Perhatikan slot untuk memasang vga lalu buka penguncinya.
- Pasangkan vga dengan baik dan benar.
- Setelah terpasang kuncikan vga dengan kunci yang ada di slot
vga.
8. Tahap Terakhir
Dalam Cara Merakit Komputer
- Kalau semua langkah-langkah merakit komputer sudah selesai,
kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke
soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor
kabel keyboard & konektor mouse ke port mouse.
-
9. Pemeriksaan Hasil
Dalam Merakitan Komputer (PC)
- Setelah merakit komputer selesai, kita lakukan pemeriksaan
dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
- Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga
dengarkan suara dari speaker.
- Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi
hardware apa saja yg sudah dipasang pada komputr.
- Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot
sequence.
- Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup
BIOS, maka komputer meload system operasi dngan urutan pencarian yg disesuaikan
dngan settingan boot sequence pada Bios.
10. Solusi Bila
Terjadi Masalah Dari Hasil Merakit Komputer
- Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup,
periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
- Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank /
berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep,
maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
- Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan
card adapter sudah pas apa belum keslotnya.
4. Cara Memasang Harddisk Dan CD Atau DVR-RW
- Letakkan casing dalam keadaan berdiri, pasang Harddisk pada
casing dan kunci dengan baut menggunakan obeng plus.
- Pasang CD atau DVR-RW di bagian atas dari depan casing dan
kunci dngan sekrup agar tidak gerak.
- Selanjutnya pasang masing-masing kabel pada Harddisk dan CD/DVD
RW.
- Catatan :
- Untuk pemasangan kabel pastikan jenis port serial dari
Hardisk & CD/DVD RW apakah menggunakan jenis ATA atau SATA. Untuk Kabel
power diambil dari PSU sedangkan untuk data dipasangkan dari motherbord.
5. Cara Memasang
Motherboard ke Casing
- Lihat lubang sekrup yang ada pada casing dan lubang sekrup
pada motherbord.
- Letakan motherbord ke dalam casing dengan mencocokan lubang
sekrup yang ada pada motherbord dan casing.
- Kunci dengan sekrup yang ada menggunakan obeng (+).
6. Cara Memasang
Kabel-kabel Komputer
- Setelah semua komponen komponen terpasang, langkah selanjutnya
adalah merakit kabel-kabel komputer, baik kabel I/O, kabel hardisk, kabel CD
ROM, Kabel power CPU dll. Anda cukup memperhatikan gambar berikut ini untuk
panduan Anda memasang kabel-kabel untuk merakit komputer anda.
Sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan langkah
yang satu ini, karena ini merupakan salah satu yang paling central dalam
merakit komputer, jika kabel yang Anda hubungkan ternyata salah maka akan
berakibat fatal. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir berlebihan, setiap kabel
sudah disetting sedemikian rupa agar berbeda dengan yang lain, jadi Anda
tinggal mencocokkan saja dengan colokannya. Berikut adalah beberapa gambar
untuk merakit kabel-kabel komputer
Langkah-langkah Cara Merakit Komputer
(PC)
1. Cara Memasang
Processor ke Motherboard
- ·
Pertama buka atau tarik ke atas tuas pengunci
socket prosesor pada motherboard.
- ·
Sebelum meletakkan procesor ke socket, lihat
tanda titik/segitiga di sudut prosesor lalu cocokan tanda yang sama di socket
motherboard, jika sudah terpasang dengan baik kunci kembali soket procesor
tersebut.
- ·
Lapisi atau oleskan pasta di bagias atas
prosesor yang akan di pasang heatsink. Pasta berfungsi sebagai penyalur panas
dari processor ke heatsink.
- ·
Selanjutnya pasang Heatsink di atas
prosesor,kunci Heatsink sehingga tidak goyang atau tampak mau lepas.
- ·
Terakhir colokokan konektor power kipas Heatsink
ke motherboard. Dan pastikan kembali bahwa Heatsink & Procesor sudah
terpasang baik.
2. Cara Memasang RAM
/ Memori ke Motherboard
- ·
Lihat dan buka tuas penguncinya.
- ·
Lalu sesuaikan posisi lekukan pada RAM dengan
lekukan pada slot RAM pada motherboard.
- ·
Kalau sudah pas lalu tekan di setiap ujung RAM
hingga tuas pengunci RAM / memori kembali mengunci biasanya di tandai dengan
bunyi “klik”.
- ·
Pastikan Memory RAM sudah terpasang baik &
benar.
3. Cara Memasang
Power Supply Unit (PSU) Pada Casing
- ·
Untuk power supply jika anda membeli casing
biasanya sudah terpasang power supply, jika belum berikut cara pemasangnya :
- ·
Pasangkan PSU di atas pojok atau biasanya ada
juga yang di taruh dibawah tergantung model dari casing sendiri.
- ·
Sesuaikan lubang sekrup pada PSU dengan lubang
sekrup casing
- ·
Kunci PSU menggunakan sekrup yang ada
menggunakan obeng (+).
- ·
Pastikan PSU sudah terpasang benar & tidak
goyang.
BAHAN BAHAN MERAKIT KOMPUTER
casing
Spesifikasi yang harus diperhatikan dalam memilih casing
adalah :
·
Form factor
Sesuaikan form factor (ukuran) casing dengan motherboard.
Form factor ATX paling populer karena lebih flexibleDrive bayJumlah drive bay
(ruang penempatan drive seperti harddisk, CD ROM, floppy ) disesuaikan dengan
banyaknya drive yang akan dipasang. Sebaknya tersedia minimal dua drive bay
untuk Harddisk, dua drive bay floppy dan tiga drive bay untuk CD atau DVD
drive. Kelebihan drive bay kosong merupakan keuntungan karena dapat dicadangkan
untuk drive lain yang mungkin diperlukan.
·
Port I/O
Casing yang menyediakan ruang untuk port I/O di depan akan
memudahkan untuk menghubunkan piranti eksternal.
·
Power Supply
Bila casing sudah disertai dengan power supply maka pilihlah
yang memiliki daya keluaran mencukupi minimal 300 watt.
BAHAN BAHAN MERAKIT KOMPUTER
1. Motherboard
Motherboard adalah komponen paling utama pada komputer.
Kualitas motherboard sangat berpengaruh pada kemampuan dukungan terhadap jenis
dan kapasitas komponen lainnya serta batas kemampuan upgrade.
Spesifikasi yang harus diperhatikan pada motherboard adalah:
·
Jenis Slot/ Socket Prosessor
Jenis konektor prosessor (slot/socket) menentukan jenis
prosessor yang dapat digunakan dan batasan upgrade dari prosessor. Contoh
Socket 478 dapat dipakai untuk semua prosessor kelas Pentium 4 dan Celeron 4
dengan FSB 400, 533 dan 800 Mhz.
·
Chipset motherboard
Pilih motherboard dengan chipset terbaru yang mendukung
memori SDRAM DIMM atau RDRAM RIMM, AGP slot 4X minimal dan harddisk ATA 100
minimal.
·
Jenis dan kapasitas slot memory
Slot jenis DDR DIMM atau RIMM adalan pilihan yang terbaik
karena mendukung kapasitas memori lebih besar. Untuk kecepatan, memori terbaik
adalah DDR SDRAM atau RDRAM, tetapi RDRAM lebih mahal.
·
Slot ekspansi
Perhatikan jenis dan jumlah slot ekspansi yang tersedia,
seperti PCI bus minimal tipe 2.1, AGP bus 4 X support (minimum) dan ISA bus.
Sesuaikan slot ekspansi dengan card adapter yang akan dipasang. Sebaiknya masih
tersisa slot kosong untuk memasang card adapter yang mungkin diperlukan.
·
Port I/O
Periksa jenis dan jumlah port I/O yang tersedia seperti USB,
firewire, serial dan parallel port. Sesuaikan dengan kebutuhan piranti
eksternal.
·
Feature
Motherboard berkualitas baik akan diilengkapi dengan feature
Power Management ACPI untuk efisiensi penggunaan daya listrik dan PnP System
(Plug and Play) yakni instalasi otomatis piranti eksternal.main-board2
Spesifikasi yang harus diperhatikan dalam memilih casing adalah :
- Form factor
Sesuaikan form factor (ukuran) casing dengan motherboard. Form factor ATX paling populer karena lebih flexible
- Drive bay
Jumlah drive bay (ruang penempatan drive seperti harddisk, CD ROM, floppy ) disesuaikan dengan banyaknya drive yang akan dipasang. Sebaknya tersedia minimal dua drive bay untuk Harddisk, dua drive bay floppy dan tiga drive bay untuk CD atau DVD drive. Kelebihan drive bay kosong merupakan keuntungan karena dapat dicadangkan untuk drive lain yang mungkin diperlukan.
- Port I/O
Casing yang menyediakan ruang untuk port I/O di depan akan memudahkan untuk menghubunkan piranti eksternal.
- Power Supply
Bila casing sudah disertai dengan power supply maka pilihlah yang memiliki daya keluaran mencukupi minimal 300 watt.